
Tembok Besar Cina Menjadi Destinasi Wisata, Ketahui Sejarahnya!
Tembok Besar Cina Atau “Wan Li Chang Cheng” Menjadi Salah Satu Bangunan Paling Ambisius Yang Pernah Dilakukan Oleh Peradaban Mana Pun. Berdasarkan catatan sejarah, pembangunan tembok besar ini di mulai pada zaman kuno. Terutama pada zaman Musim Semi dan Musim Gugur (771-476 SM) dan Negara Perang (475-221 SM). Tembok ini di bangun untuk melindungi Dinasti Qin yang baru di dirikan (221-206 SM) dari serangan suku bangsa nomaden dari Asia Dalam. Pembangunan tembok melibatkan penggunaan material lokal. Di daerah pegunungan, tembok tersusun dari batu bata, sementara di padang rumput atau gurun, tembok tersebut terbuat dari tanah liat. Bentuknya bisa bulat, lonjong dan persegi.
Terdapat 3 jenis menara suar, yakni di atas tembok, dalam tembok atau di bangun terpisah untuk mengintai musuh. Pada abad ke-14 hingga ke-17, selama dinasti Ming, bagian Tembok Besar yang paling terkenal dan paling terpelihara di bangun. Berawal dari jenderal Cina, Meng Tian yang mengarahkan proyek dengan pasukan besar tentara, narapidana dan rakyat jelata sebagai pekerja. Tembok membentang dari pelabuhan Laut Cina Shanhaiguan. Kira kira lebih dari 3.000 mil barat ke provinsi Gansu.
Letak Tembok Besar Cina Berada
Dari segi letak geografis, Tembok Besar Cina membentang dari pelabuhan Laut Cina Shanhaiguan hingga ke provinsi Gansu. Wilayah utara Cina tembok terletak, memiliki medan yang sangat kasar dan merupakan daratan pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Tembok ini juga membentang dari timur ke barat, membujur dari pesisir Teluk Bohai (Shanhaiguan) di timur hingga Gurun Gobi (Jiayuguan) di barat. Letak Tembok Besar Cina Berada di wilayah 15 provinsi, kotamadya dan daerah otonom di Tiongkok Utara.
Untuk melihat tembok Cina, kamu dapat melakukan perjalanan ke Beijing, Tiongkok, yang merupakan lokasi terdekat dengan letak tembok. Dari Beijing, terdapat beberapa cara untuk mencapai Tembok Besar Cina. Dari Stasiun Huangdudian biasanya kereta api rata-rata berangkat dua jam sekali menuju gerbang utama Tembok Besar di Badaling. Jika dari Stasiun Badaling, para wisatawan dapat membeli makanan dan minuman untuk bekal perjalanan menuju puncak tembok. Terdapat juga opsi menggunakan kereta atau sub-way untuk mencapai gerbang tembok Cina Badaling. Beberapa orang juga memilih untuk menjelajah dengan berjalan kaki. Seperti yang dilakukan oleh Dong Yao-hui dan teman-temannya yang menyusuri tembok selama 17 bulan. Dengan demikian, kamu dapat memilih opsi transportasi yang sesuai untuk mencapai destinasi tersebut.
Perkembangan Pariwisata
Perkembangan Pariwisata telah menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan dari seluruh dunia. Tembok yang awalnya di bangun untuk pertahanan dari serangan bangsa barbar, kini telah menjadi salah satu destinasi wisata di dunia. Berikut adalah beberapa fakta terkait perkembangan pariwisata di Tembok Cina.
Tidak hanya itu saja. tembok super kokoh dan jalanan yang amat panjang, mendatangkan banyak wisatawan dari seluruh dunia setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa tempat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di dunia. Dengan demikian, perkembangan pariwisata di tempat ini telah mengubahnya dari sebuah bangunan bersejarah menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik dan populer di dunia.
Melakukan Upaya Untuk Memperbaiki Kerusakan
Peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tembok Cina telah menjadi salah satu aspek penting dalam industri pariwisata. Tembok Cina, dengan sejarahnya yang kaya dan pemandangannya yang menakjubkan, telah menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia. Berdasarkan informasi yang di temukan, terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Salah satunya adalah karena buka setiap hari. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir jika sedang berada di Cina tidak bisa berkunjung ke tempat paling populer ini. Untuk memasuki Tembok Besar, pengunjung akan di kenakan tiket dengan biaya 40 Yuan per orang